Kota Blitar memiliki potensi kuliner yang tidak terkalahkan dengan cita rasanya yang enak. Saat berkunjung ke Blitar, Anda bisa berburu oleh-oleh khas yang populer dan diminati wisatawan.

Kota Blitar merupakan salah satu daerah yang sangat sering dikunjungi karena menawarkan banyak tempat wisata yang menawan. Disamping itu, kota ini juga memiliki banyak makanan khas yang populer dan legendaris sehingga bisa dijadikan buah tangan. Tentunya saat berkunjung pada suatu daerah, tidak akan terasa lengkap tanpa membawa oleh-oleh untuk dibawa pulang. Berikut daftar oleh-oleh khas Blitar yang paling direkomendasikan untuk dibawa pulang.

1. Peyek Uceng

Peyek Uceng
Image Credit: Facebook.com @mohammad.l.rizal

Makanan khas Blitar yang pertama adalah peyek uceng. Peyek ini menggunakan bahan dasar ikan uceng sehingga sisebut juga sebagai peyek uceng. Ikan uceng tersebut merupakan salah satu jenis ikan air tawar dengan memiliki ukuran kecil yang biasanya akan banyak ditemukan di sungai-sungai. Ikan ini berukuran sekitar 2 hingga 4 cm yang rasanya seperti ikan wader.

Ikan mungil ini akan diolah menjadi olahan rempeyek yang gurih, enak dan renyah. Untuk proses pembuatannya, ikan uceng dimasukkan menjadi satu dalam adonan tepung sagu, tepung beras, santan, dan daun jeruk. Apabila ikan uceng dan adonan yang telah dibumbui tersebut sudah bercampur rata, maka dapat segera digoreng.

Biasanya peyek uceng ini tersedia di banyak sekali rumah makan Blitar, bahkan menjadi menu utama pada rumah makan tersebut. Salah satu rumah makan yang menyediakan peyek ini adalah warung Uceng Sukaria. Anda dapat menemukan warung ini di Jl. Cokropati. Pasalnya, warung ini merupakan tempat pertama yang menghidangkan peyek uceng tersebut.

2. Sagon

Sagon
Image Credit: Shopee.co.id

Sagon adalah salah satu jenis kue asli Blitar yang sangat digandrungi oleh masyarakat sekitar ataupun luar daerah. Kue ini memiliki khas tersendiri sehingga menjadikan rasanya tidak pernah berubah. Dari dulu hingga sekarang, sagon mempunyai rasa yang manis dan gurih. Hal ini dikarenakan adanya komposisi kelapa dan gula pada olahannya.

Lebih tepatnya kue sagon ini terbuat dari bahan tepung ketan yang dicampurkan dengan gula dan kelapa parut. Setelah dicampurkan, adonannya akan dihaluskan. Jika sudah halus, adonannya dapat dimasukkan kedalam cetakan baru kemudian dipanggang pada oven. Sagon sendiri memiliki tekstur yang lembut dan sedikit ada sensasi renyahnya pada bagian luarnya.

BACA:  13 Wisata Kuliner di Bojonegoro yang Murah & Enak

Jika anda sedang berada di kota Blitar, anda bisa memilih kue sagon ini menjadi oleh-oleh untuk keluarga atau orang-orang terdekat anda. Anda bisa membelinya dengan harga yang sangat terjangkau. Jadi, anda tidak perlu bingung dan khawatir lagi untuk mencari buah tangan apa yang cocok untuk dibawa pulang.

3. Ken Tea

Ken Tea
Image Credit: Shopee.co.id

Oleh-oleh khas Blitar yang selanjutnya adalah ken tea. Ken tea dikenal sebagai teh hitam yang premium dari Blitar. Teh ini diolah dengan cara yang sangat higienis sekali sehingga tidak perlu diragukan lagi. Daun teh ini dipetik dari perkebunannya langsung. Perkebunan tersebut terletak pada ketinggian 1.200 mdpl.

Tidak hanya pengolahannya saja yang higienis, melainkan ken tea ini juga dijual dengan harga yang pas di kantong. Selain itu, teh premium ini juga telah diakui oleh dunia sebagai teh yang mempunyai kesegaran dan banyak sekali manfaatnya bagi tubuh manusia. Ken tea juga sangat cocok untuk anda jadikan oleh-oleh.

4. Wajik Kletik

Wajik Kletik
Image Credit: Facebook.com (Tirta)

Ada beberapa daerah yang juga memiliki makanan khas wajik, namun wajik kletik yang berasal dari Blitar satu ini memiliki rasa yang unik dan berbeda. Wajik kletik ini mempunyai cita rasa yang manis dan legit dengan sensasi kletiknya yang unik. Bentuk dari wajik kletiknya ada dua jenis yakni wajik kletik yang berbentuk kotak dan ada juga yang berbentuk lonjong.

Mempunyai bahan dasar yang sama dengan wajik ketan, wajik kletik ini pastinya berbeda dari wajik ketan tersebut. Bahan yang digunakan adalah beras ketan dan gula kelapa. Akan tetapi, perbedaan antara keduanya terletak pada bungkusnya. Wajik kletik biasanya dibungkus dengan menggunakan kulit jagung kering atau yang disebut juga dengan klobot. Klobot ini akan disetrika agar terhindar dari bakteri.

5. Rempeyek Blitar

Rempeyek Blitar
Image Credit: Facebook.com @sofyafahma

Kota Blitar juga terkenal akan makanan rempeyeknya yang gurih dan renyah. Rempeyek ini sangat cocok jika dijadikan sebagai lauk pelengkap untuk dimakan bersama nasi dan pecel. Namun, anda juga bisa menikmati rempeyeknya menjadi makanan camilan anda ketika merasa sedang lapar tapi tidak ingin makan nasi.

Adapun beragam varian rempeyek Blitar ini yaitu kacang, teri, udang, kacang hijau, letho, dan bahkan kacang kedelai. Jadi, anda bisa memilih dan menikmatinya sesuai dengan selera. Biasanya, rempeyek tersebut dijual dalam bentuk kemasan yang dimasukkan pada kardus. Hal ini akan mempermudah anda dalam membawanya agar rempeyeknya tidak mudah hancur.

BACA:  20 Tempat Wisata di Gresik Terbaru & Paling Hits

6. Dodol Belimbing

Dodol Belimbing
Image Credit: Facebook.com @rohma.r.923

Makanan asli Blitar berikutnya adalah dodol belimbing. Dodol belimbing ini merupakan salah satu produk makanan olahan dari agrowisata di Desa Karang Sari. Dodol ini juga mempunyai varian rasa yang beragam seperti rasa original, coklat, dan lain sebagainya. Inti rasa dari semua dodol tersebut adalah rasa manisnya.

Bukan hanya rasa manisnya saja, melainkan dodol belimbing ini juga memiliki rasa yang sedikit masam. Hal ini dikarenakan saat proses pembuatan dodol tersebut menggunakan buah belimbing juga. Untuk cara membuatnya sendiri adalah dengan mendidihkan santan kelapa yang kemudian dicampurkan dengan gula pasir, tepung beras dan belimbing yang sudah dihaluskan.

Tidak cukup sampa disana, anda perlu mengaduk dodolnya secara terus menerus selama kurang lebih 4 jam sehingga adonan tersebut menjadi kental. Jika sudah matang adonan dodolnya bisa segera dibungkus untuk dijual. Pastinya dodol belimbing juga sangat cocok untuk oleh-oleh dan disantap dengan minuman yang hangat seperti kopi dan teh.

7. Beras Cerdas

Beras Cerdas
Image Credit: Bukalapak.com

Produk khas Blitar yang satu ini memiliki kandungan nutrisi yang berupa vitamin dan mineral yang bergizi sesuai dengan namanya yang cerdas. Bahan baku beras cerdas ini adalah tepung mocaf (Modified Cassava Flour) yang terbuat dari singkong fermentasi. Kemudian tepung tersebut dicampurkan dengan protein susu dan jagung yang sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

Daerah yang dinilai sangat antusias untuk mengembangkan usaha beras cerdas ini berlokasi di Desa Ngaglik. Banyak masyarakat setempat khususnya olahragawan yang meresponnya dengan positif. Oleh karena itu, anda tidak perlu meragukan beras cerdas yang ada di kota Blitar ini. Tentunya beras cerdas ini memiliki kualitas yang baik.

Pada setiap kemasan beras cerdas ini dijual dengan harga yang sangat terjangkau. Jadi, tidak akan membuat kantong anda terkuras habis. Rasa dari beras ini sendiri juga tidak kalah lezatnya dengan beras biasa, walaupun kandungan gizi yang terdapat dalam beras biasa lebih tinggi karena memang banyak nutrisinya.

8. Opak Gambir

Opak Gambir
Image Credit: Facebook.com @gung.nymb

Opak gambir merupakan makanan khas Blitar yang tentunya berbeda dari opak biasanya. Opak gambir ini mempunyai rasa yang sangat manis dan renyah saat dinikmati. Cara pembuatannya sendiri terbuat dari tepung ketan yang dicampur dengan santan kelapa dan kemudian dibentuk menjadi roll atau seperti gulungan.

BACA:  10 Oleh-Oleh Khas Jember yang Paling Populer

Bukan hanya sebagai makanan tradisional khas Blitar saja, melainkan juga sudah menjadi gaya hidup bagi masyarakat Blitar sendiri. Hal ini dikarenakan adanya wisata edukasi opak gambir yang ada di Plosokerep. Hampir seluruh warga disana memproduksi opak gambir sehingga ada yang dijadikan wisata edukasi tersebut. Sekarang ini, opak gambir juga dijadikan sebagai souvenir hajatan.

Untuk rasa dan bentuk dari opak gambir ini juga sudah berkembang. Banyaknya varian rasanya yang bisa dipilih sesuai selera oleh pembelinya seperti rasa wijen, jahe, dan juga rasa buah-buahan lainnya membuat opak gambir tersebut terus berkembang. Bentuknya juga sudah bermacam-macam, mulai dari bentuk gulungan memanjang, bunga mawar, dan juga lipatan.

9. Geti

Geti
Image Credit: Facebook.com @evia.wilujeng

Olahan makanan khas Blitar berikutnya adalah geti. Makanan khas yang satu ini terbuat dari bahan gula merah, kacang, dan juga wijen yang dicampur menjadi satu. Geti di Blitar ini memiliki rasa yang berbeda dengan produk dari daerah lain. Selain itu, geti juga mempunyai rasa yang sangat bervariasi. Rasa-rasanya adalah original, belimbing, dan coklat.

Biasanya geti dari Blitar ini dihidangkan ketika ada hari-hari besar atau sebuah acara seperti hari raya dan acara hajatan. Geti atau bisa disebut juga dengan enting-enting kacang wijen mempunyai rasa yang manis, gurih, dan enak. Geti hampir mirip dengan camilan enting-enting, namun berbeda dalam hal rasa dan bentuknya. Rasa geti biasanya tidak lebih manis dari enting-enting.

10. Sambel Pecel ASLI

Sambel Pecel ASLI
Image Credit: Facebook.com @reti.cuetrere

Produk khas Blitar yang terakhir adalah sambel pecel ASLI. Hal ini menjadikan kota Blitar populer dengan kuliner pecel lezatnya. Jika anda sedang berlibur ke kota ini, anda bisa membeli sambel pecel ASLI ini untuk dijadikan oleh-oleh. Anda dapat menikmati rasa pedas dan manisnya. Yang menjadi ciri khas dari sambel pecel tersebut adalah aroma kulit jeruk yang segar dan sedap.

Itulah beberapa oleh-oleh khas dari Blitar yang bisa anda temukan saat berkunjung kesana. Sebagian besar makanannya dijual dengan harga yang sangat terjangkau dan tentunya rasanya juga enak. Jadi, anda tidak usah bingung dan khawatir lagi untuk memilih buah tangan apa yang bisa anda bawa pulang.