Tarakan yang terletak di pesisir Kalimantan Utara menawarkan wisata kuliner dengan bahan dasar seafood yang unik. Ketika berkunjung ke Bumi Paguntaka, sempatkan diri untuk mencicipi sajian kuliner yang terkenal enak.

Kota Tarakan memang dikenal memiliki keberagaman wisata alam yang melimpah. Saat bertandang ke Bumi Paguntaka yang memiliki luas wilayah mencapai 677,53 Km ini, Anda akan disuguhkan dengan banyak lokasi wisata lain yang tidak kalah menarik. Dari sekian banyak pilihan, wisata kuliner di kota ini ternyata tidak bisa dilewatkan begitu saja.

Sembari nikmati destinasi menarik di Kota Tarakan, yuk coba beberapa rekomendasi wisata kuliner yang terkenal menggugah selera berikut ini.

1. Sate Temberungun

Sate Temberungun
Image Credit: Borneochannel.com

Lokasi kota Tarakan yang ada di sebelah paling utara pulau Kalimantan, membuatnya kaya akan hasil panen laut. Karena itu, jangan kaget jika banyak sekali warung dan juga rumah makan yang sediakan berbagai olahan seafood. Salah satu jenis makanan yang tidak akan mudah ditemukan di daerah lain adalah sate Temberungun, yang merupakan olahan sate kerang dengan rasa pedas manis yang bikin ketagihan.

Rasa tersebut tentunya hanya bisa didapatkan karena olahan rempah tradisional yang digunakan warga lokal. Beberapa kerang berbentuk kecil akan dijejer dan ditusuk dengan rapi, kemudian disuguhkan di atas daun pisang dan dilengkapi dengan jeruk limau. Biasanya warga lokal kerap gelar acara makan sate temberungun bersama di kala malam tahun baru. Namun bagi Anda yang ingin coba, makanan ini bisa ditemukan di banyak resto Tarakan.

Lokasi: Karang Rejo, Kec. Tarakan Barat, Kota. Tarakan.

2. Sambal Goreng Tudai

Sambal Goreng Tudai
Image Credit: Cookpad.com

Indonesia adalah negara yang kaya akan kuliner khasnya. Bahkan, sambal dari setiap daerah pun memiliki ciri khasnya tersendiri. Seperti contohnya adalah sambal bajak, sambal ikan roa, atau sambal matah. Ternyata, Tarakan juga tidak mau kalah dengan hadirkan sambal pedas berpadu kerang yang dinamai sambal goreng Tudai. Biasanya, olahan kerang, cabai, dan bumbu rempah ini dihidangkan di acara pernikahan bersama tahu dan tempe.

Bagi Anda yang belum tahu, Tudai sendiri tidak selalu diolah menjadi sambal goreng. Biasanya ada juga yang membuatnya menjadi olahan seperti tumis dengan bahan dasar kerang dan cabai. Berbekal kekayaan alamnya, warga lokal menggunakan bahan kerang yang memiliki daging tebal dan cangkang berwarna hitam dan jingga. Bukan kerang kecil untuk sate Temburungan karena dianggap memiliki rasa yang lebih segar.

BACA:  20 Tempat Wisata di Tarakan Terbaru & Paling Hits

Biasanya makanan ini memang digunakan untuk acara besar seperti pernikahan. Namun jika tertarik, Anda bisa kunjungi daerah Tanjung Selor untuk menemukan banyak sekali rumah makan yang sediakan kuliner ini. Jika Anda bingung soal harga, Anda tidak perlu khawatir karena biasanya makanan ini bisa ditemukan di warung pinggir jalan. Sehingga harganya tidak akan buat kantong bolong.

Lokasi: Kec. Tarakan Barat, Kota. Tarakan.

3. Daun Singkong Tumbuk

Daun Singkong Tumbuk
Image Credit: Resepkoki.com

Tidak hanya menggunakan bahan hasil laut, di kota ini Anda juga bisa temukan makanan dari bahan umbi umbian dan sayur. Salah satunya yang cukup banyak dicari adalah kuliner singkong dan daun singkongnya. Umbi tersebut di tumbuk hingga halus kemudian dimasak bareng dengan daun singkong dalam satu wadah. Kekentalan dan bahan singkong akan membuat perut kenyang, sedangkan daunnya akan memberi warna hijau yang khas.

Daun singkong yang dibersihkan dan diolah terlebih dahulu juga tidak luput dari tumbukan batu. Hal ini digadang gadang dilakukan untuk menghilangkan getah dan juga rasa pahit. Selain itu, tumbukan tersebut juga dilakukan guna mengekstrak warna hijau yang melengkapi sayur bersantan kelapa ini. Meski berkesan sederhana, tidak sedikit wisatawan yang mencari kuliner ini karena rasanya yang gurih, nikmat, dan juga menyehatkan.

Lokasi: Kec. Tarakan Barat, Kota. Tarakan.

4. Ikan Asin Richa

Ikan Asin Richa
Image Credit: Reservasiku.com

Makanan tradisional khas tarakan yang satu ini lagi lagi menggunakan bahan laut yang memang melimpah. Tangkapan ikan asin diolah dan dicampur dengan rempah berbahan bawang merah, cabai merah, cabai rawit, dan lain lain. Semuanya dimasak, dan dicampur aduk hingga berikan rasa asam manis pedas yang meresap pada daging ikan asin yang gurih. Biasanya, makanan ini juga dikenal dengan nama Gami.

Sebenarnya, ikan asin Richa atau Gami adalah santapan khas suku tidung. Mereka adalah suku asli dari kota tarakan yang kini sudah menjadi warga lokal. Resep yang turun temurun kerap digunakan untuk membuat sajian masakan ikan asin pedas manis ini. Penyajiannya, biasanya ikan asin richa dimakan bersama dengan sepiring nasi hangat. Atau bahkan Anda juga bisa makan ditemani dengan sayur singkong tumbuk.

Lokasi: Kec. Tarakan Barat, Kota. Tarakan.

5. Lawa

Lawa
Image Credit: Borneochannel.com

Salah satu makanan yang menjadi idola warga lokal adalah lawa. Bagi Anda yang pergi ke Kota ini, pastikan untuk mencoba makanan yang dirasa sangat unik ini. Menurut warga lokal, santapan ini berasal dari salah satu kerajaan Kalimantan Utara bernama Bulungan. Olahan sehat ini memadukan olahan sayuran dan seafood dengan baik. Bisa dibilang hal tersebut karena adanya bahan timun, rumput laut, udang dan kerang.

BACA:  10 Oleh-Oleh Khas Tarakan yang Paling Populer

Dari bahannya saja sudah menarik. Lalu bagaimana dengan pengolahannya? Rumput laut dan juga timun adalah bahan dasar yang digunakan. Kedua komponen sehat tersebut diberi bumbu kelapa sangrai, yang kemudian dicampur dengan kerang kerang dan juga udang galah. Perpaduan rasa gurih dan renyah dari seafood dan kelapa sangrainya, seakan berbaur dengan timur yang pasti akan membuat ketagihan.

Lokasi: Karang Rejo, Kec. Tarakan Barat, Kota Tarakan.

6. Ikan Asin Pepija

Ikan Asin Pepija
Image Credit: Tokopedia.com

Siapa bilang ikan asin rasanya begitu saja? Jika Anda pergi ke kota Tarakan ini, Anda pasti akan menemui ikan asin yang tidak bisa ditemukan di daerah lainnya. Penampakannya sebenarnya sama dengan ikan asing pada umumnya. Namun yang menjadi pembeda adalah bahan yang digunakan, yaitu ikan Pepija. Tekstur daging, ukuran, dan juga rasa ikan Pepija inilah yang membuatnya unik. Rasa gurih asin ikan ini akan cocok jika disantap bareng sambal.

Lokasi: Karang Anyar Pantai, Kec. Tarakan Barat, Kota Tarakan.

7. Kepiting Soka

Kepiting Soka
Image Credit: Tempo.co

Jika pada umumnya, hidangan kepiting digoreng dengan bumbu asam manis dan berkuah. Di kota yang dianugerahi dengan kekayaan alam lautnya ini ternyata buat inovasi baru yang tidak boleh dilewatkan. Inovasi tersebut adalah olahan kepiting yang digoreng kriuk dengan krispi bak ayam goreng dari merek K. Namun jika Anda bertanya mengapa bisa? Jawabannya ada pada jenis kepiting dan tekstur cangkang yang dimilikinya.

Jika pada umumnya, memakan kepiting perlu dipotong bahkan dipukul dengan palu, olahan ini gunakan bahan kepiting fresh dengan cangkang lunak. Karena lunak itulah, membuka cangkang dan menggorengnya dengan kulit krispi tebal bukan lagi masalah. Anda bisa menemukan banyak sekali warung dan rumah makan untuk mencicipi kriuk dari rasa kepiting garing yang cocok untuk makanan ringan atau dibarengi dengan nasi sambal.

Lokasi: Karang Anyar Pantai, Kec. Tarakan Barat, Kota Tarakan.

8. Tumis Kapah

Tumis Kapah
Image Credit: Selerasa.com

Seperti namanya, makanan ini adalah jenis kuliner berkuah yang diolah dengan cara menumis bahan utama. Namun, yang membuatnya berbeda adalah bahan utama yang merupakan jenis seafood kerang kerangan asli dari laut Tarakan. Makanan ini adalah salah satu idola wisatawan yang berkunjung ke pantai sekitar kota pesisir ini. Bahkan jangan kaget jika banyak sekali warung yang menyediakan berbagai olahan jenis kerang lainnya.

BACA:  20 Tempat Wisata di Tarakan Terbaru & Paling Hits

Kapa sendiri atau kapah memang dikenal karena olahan tumis kerang yang penuh rasa. Bumbu rempah sederhana dicampurkan pada tangkapan kerang melimpah yang direbus hingga cangkangnya membuka. Olahan tumis dan rebus ini memang sangat sederhana, namun cara itu pula digunakan untuk mengekstrak rasa khas kerang yang autentik. Jadi jangan lupa untuk cicipi tumis ini sembari duduk menikmati keindahan pemandangan pantai.

Lokasi: Kec. Tarakan Barat, Kota Tarakan.

9. Kue Ciput

Kue Ciput
Image Credit: Resepkoki.com

Sudah puas dengan yang asin asin dan pedas, tidak ada salahnya untuk membilas lidah dengan kuliner manis asal Tarakan. Salah satu makanan ringan yang akan membuat lidah terlena adalah kue Ciput. Namanya yang terdengar seperti siput, seakan benar benar terwujud saat melihat tampilan kue ini. Bagaimana tidak, jika bentuknya berupa kerucut yang terbuat dari menggulung adonan.

Selain itu, bagian dalamnya diisi dengan fla putih manis yang dilengkapi dengan sebiji kismis untuk percantik penampilan. Jika diperhatikan, kue ini juga kerap ditemukan di Jawa dengan nama yang sama. Namun, bedanya kue ciput Jawa biasanya memiliki taburan gula di kulitnya. Meski mirip, tidak ada salahnya untuk meningkatkan mood dengan rasa manis dari fla dan juga asam dari kismisnya sembari berjalan jalan atau bahkan membawanya untuk pulang.

Lokasi: Kec. Tarakan Barat, Kota Tarakan.

10. Lempok Cempedak

Lempok Cempedak
Image Credit: Topijelajah.com

Masih berkaitan dengan kuliner manis legit, lempok cempedak hendaknya dicoba saat bertandang ke Tarakan. Dari namanya, mungkin Anda sudah menebak bahwa makanan ini mirip dengan dodol. Memang benar, kue bertekstur kenyal ini biasanya dijadikan sebagai oleh oleh. Selain rasanya yang enak, tidak sedikit yang memilih membawa pulang kue ini karena harganya yang terjangkau dan bisa bertahan cukup lama.

Lokasi: Kec. Tarakan Barat, Kota Tarakan.

Berjalan jalan ke kota terbesar 17 di Indonesia ini pastinya tidak akan lengkap tanpa merasakan olahan lokal. Selain bahan yang tidak mudah ditemukan, olahan kuliner khas terkadang memiliki ciri tersendiri. Sehingga sebagian besar tidak akan bisa ditemukan di daerah lain. Karena itu, pastikan Anda menjajal beberapa rekomendasi makanan tersebut agar waktu berkunjung ke Kalimantan utara terasa membekas dalam hati.